Selasa, 14 Januari 2014

Pengalaman Dengan TREQ Tune 3G

Jaman sekarang mana ada orang yang ngga punya hape, hampir semuanya kemana-mana pegang hape. Pengennya punya hape canggih dual sim layar lebar merek terkenal tapi apa daya tangan tak sampai alias ngga punya banyak uang. Meskipun begitu keinginan punya hape apalagi gratis begitu menggebu. Dan syukur Alhamdulillah Tuhan mendengar keluhan hamba-Nya yang sedang kekurangan, pas liat acara TV ada kuis berhadiah hape android, langsung aku ikutan, aku jadi pemenang dan akhirnya dapat hape android idaman. Biarpun bukan merk terkenal dan berlayar lebar tapi tak apalah yang penting android dan dual sim lagian kenapa juga harus protes toh dapatnya kan gratis :). 

Disini aku ingin berbagi pengalaman kepada pembaca yang budiman, tentang hape android Treq Tune 3G. Sebelum buka bungkusnya ini hape, pertama yang kuliat nama seri dari produk Treq ini adalah Tune 3G. Menurut pemahamanku kata Tune ini pasti ada kaitannya dengan gelombang suara, dan pastinya hape ini suaranya oke banget sedangkan 3G merujuk pada kecepatan berinternet diatas GPRS/EDGE.

Didalam box terdapat handset dan perlengkapan standar seperti buku petunjuk, charger, kabel data, baterai, dan earphone. Ternyata TREQ juga sudah memberikan pelindung layar dan kita tinggal memasangnya. Bentuknya mungil pas dengan genggaman tangan, bagian depan berwarna hitam sedangkan belakang putih dengan logo TREQ di tengahnya.

Kualitas layar 3,5 inchinya bening, mampu menampilkan gambar dan tulisan dengan baik dan tajam, dan juga masih cukup jelas dilihat meski ditimpa sinar matahari langsung asalkan kecerahannya disetel maksimal, namun bisa juga disetel secara otomatis. Dengan kartu Indosat dan Telkomsel yang dipasang, tangkapan sinyal cukup bagus dan stabil, tiba giliran mencoba kemampuan internetnya, mengingat rata-rata android harga murah dibawah satu juta masih belum 3G. Sim 1 yang berjalan di jaringan 3G kinerjanya memuaskan cukup cepat dan lancar, sedangkan sim 2 berjalan hanya dijaringan EDGE tidak ada pilihan untuk diubah menjadi 3G.

Memory card yang isinya lagu-lagu favoritku siap untuk diperdengarkan di hape baru. Alangkah terkejutnya, suara yang dihasilkan dari speaker yang berada di bagian belakang ternyata sember agak pecah apalagi ketika disetel pada volume maksimal, bertolak belakang dengan perkiraanku di awal. Tidak ada fasilitas equaliser sama sekali, sehingga bila ingin mendengar musik secara lebih baik maka mau ngga mau harus pakai earphone bawaan. Aku lalu berpikiran jangan-jangan masalah juga terdapat pada voice call volume. Kucoba menelpon operator Indosat dan suara yang terdengar sangat lirih hampir tidak jelas sehingga untuk memperjelas harus mengaktifkan loudspeaker itupun suaranya sember alias agak pecah, jadi bila ingin nyaman berkomunikasi jangan sampai lupa pasang earphonenya biar ngga dibilang budek sama lawan bicara karena kebanyakan bilang "apa...ngga jelas suaranya...ulangi lagi...!". 

Pergerakan antar menu dan kemampuan multitaskingnya ringan dan lancar meskipun dengan RAM sebesar 256 MB tapi didukung oleh prosesor merk Snapdragon dengan kecepatan 1GHz rasanya sangat cocok berjalan di sistem operasi hape ini yang masih Gingerbread. Internal memory yang disediakan cuma 512 MB, lumayan cukuplah buat instal aplikasi atau game yang penting dan berguna aja. Hape ini tidak menyediakan fasilitas memo/notes dan tidak ada game yang terinstal. Meskipun tempat penyimpannya namun jangan khawatir sistem telah menyediakan pilihan tempat penyimpanan aplikasi, mau disimpan di internal memory atau di external memory. Kita bisa menyetelnya di menu setting - applications.Tentunya ini sangat berguna agar aplikasi-aplikasi yang ada tidak bikin sesak internal memory yang berukuran kecil maka kita setel di external memory aja.

Kualitas yang dihasilkan kamera 2 MP hape ini agak payah, kalau di siang hari yang cerah hasil foto jadi cerah giliran ketika sudah sore apalagi malam lha kok hasil fotonya ikutan kelam. Tapi yang melegakan ini hape sudah dual kamera dengan adanya kamera depan aku bisa melakukan video call dengan aplikasi skype meskipun masih VGA tapi itu lebih baik daripada ngga ada. Kalo fasilitas wifinya ngga ada masalah dan bisa untuk tethering, bluetoothnya sudah versi 4 juga oke, ngga ada masalah berarti, sedangkan kemampuan baterainya yang berkapasitas 1100 mAh dari mulai full sampai baterai habis bisa sampai dua hari dengan pemakaian normal asal ngga sering-sering pake GPS. Sampai lupa, kenapa ya TREQ tidak menyertakan fasilitas radio FM di hape ini tapi bagiku ngga terlalu masalah besar.

Secara umum aku cukup puas dengan kemampuan TREQ Tune 3G ini dengan segala kelebihan dan kekurangan yang ada, lha wong harganya juga murah banget apalagi dapetnya juga gratisan :).
Tambahan : Bila ada yang mengalami masalah pada speaker seperti pengalamanku, cukup dengan mengganti speakernya. Harganya cukup murah hanya sekitar 10.000 rupiah dan kita bisa ganti sendiri.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar